Kutai Kartanegara, 12 Juni 2026 – Kawal Borneo menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melibatkan masyarakat, perangkat desa, serta kelompok peduli api di wilayah desa penyangga hutan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kawasan hutan dari ancaman kebakaran, terutama memasuki musim kemarau.Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pelatihan mengenai identifikasi potensi kebakaran, langkah-langkah pencegahan, serta mekanisme pelaporan dini apabila ditemukan titik api. Selain itu, masyarakat juga diajak memahami dampak jangka panjang kebakaran hutan terhadap kesehatan, lingkungan, dan perekonomian lokal.Koordinator program Kawal Borneo menyampaikan bahwa pencegahan merupakan langkah paling efektif dalam mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan. Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kawasan hutan tetap aman dan lestari."Kami percaya bahwa perlindungan hutan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja sama antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan untuk membangun sistem pencegahan yang kuat dan berkelanjutan," ujarnya.Kegiatan ini juga menghasilkan pembentukan tim pemantau lingkungan berbasis masyarakat yang akan melakukan pemantauan wilayah secara berkala serta menyebarluaskan informasi terkait pencegahan karhutla kepada warga desa.Melalui program edukasi ini, Kawal Borneo berharap dapat memperkuat kapasitas masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus mendukung upaya pelestarian hutan Kalimantan sebagai salah satu paru-paru dunia.Penulis: Tim Kawal BorneoKategori: Lingkungan, Pencegahan Karhutla, Pemberdayaan MasyarakatTanggal: 12 Juni 2026
Kawal Borneo Dorong Penguatan Perhutanan Sosial untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Samarinda, 12 Juni 2026 – Kawal Borneo Community Foundation (KBCF) terus memperkuat upaya...


